Apakah yang dimaksud dengan algorithm?

Sebuah persoalan agar dapat diselesaikan maka terlebih dahulu harus disusun konstruksi penyelesain persoalan dalam bentuk konstruksi-algoritma. Langkah-langkah sistematis dan terstruktur luaran dari konstruksi-algoritma disebut dengan algoritma.

Algoritma (algorithm) adalah langkah-langkah sistematis dan terstruktur dalam penyelesaian sebuah persoalan yang dikemukakan. Algoritma lebih baik dan mudah jika menggunakan pendekatan matematika, sehingga hubungan antara algoritma dan matematika sangat erat kaitannya.

Agar algoritma dapat disimulasikan dan divisualisasikan lebih mudah, maka ditransformasikan dalam bentuk pemrograman. Alhasil representasi langkah-langkah yang dituliskan dalam sintaks pemrograman tersebut merupakan bentuk kode-kode komputer sebagai representasi sebuah algoritma. Agar terlatih dalam pemrograman, maka cukup menguasai konsep dan terapan suatu algoritma.

Reff:

  1. Sedgewick, R. ALGORITHMS. Addison-Wesley. 1983.
  2. Simamora, S.N.M.P. Modul Belajar Praktis Algoritma dan Pemrograman. Penerbit Deepublish, Yogyakarta. 2016. ISBN: 978-602-401-318-9.

Array 1-D

Array atau larik dapat didefinisikan sebagai sebuah kelompok data yang menempati indeks dengan pola keteraturan dengan tipe-data yang sama dimana indeksnya dicacah mulai dari 0 [Simamora, 2016]. Sebuah array 1-dimensi artinya lajur hanya terdiri dari satu bagian saja. Pendeklarasian array menggunakan suatu aturan berkaitan dengan tipe-data, nama-variabel, dan alokasi komposisi dari panjang array tersebut.

Misalkan: zK={9,0.4,-1,-2,0,9}; maka dapat disimpulkan bahwa var: zK memiliki panjang-array=6, menggunakan tipe-data float (pecahan) dan indeks ke-1 (math-based) berisikan 9. Arti dan maksud math-based untuk memberi informasi/keterangan indeks menggunakan cara pencacahan konvensional (umum/biasa digunakan). Dalam kehidupan sehari-hari suatu kelompok data dicacah mulai dari indeks ke-1 bukan ke-0; hal inilah yang diterangkan dengan istilah: math-based.

Dituliskan dengan algoritma dan pemrograman C++ sbb:

#include<iostream.h>
void main()
{
int i;
float zK[10]={9,0.4,-1,-2,0,9};
i=0;
do {
cout << zK[i] << ” “;
i=i+1;
} while(i<6);
}

Referensi:

  1. Aho, A.V., Ullman, J.D., Hopcroft, J.E. Data Structures and Algorithms 1st Edition. Pearson. 1983.
  2. Horowitz, E., Sahni, S. Fundamentals of Computer Algorithms (Computer software engineering series). Computer Sci.P. 1984.
  3. Knuth, D.E. The Art of Computer Programming, Vol. 1: Fundamental Algorithms, 3rd Edition. Addison-Wesley Professional. 1997.
  4. Simamora, S.N.M.P. Modul Belajar Praktis Algoritma dan Pemrograman. Penerbit Deepublish, Yogyakarta. 2016. ISBN:978-602-401-318-9.

Apa yang dimaksud dengan Cloud Computing

Dikutip dari: http://www.cloudcomputinglife.com/

Cloud computing is a system of networks that provide storage services, servers and applications over the Internet. These services could be provided to organizations as a whole or to individuals. The basic working of cloud computing involves a conglomeration of computers to perform functions that one computer on its own would not be able to do. It is not known where the term ‘cloud computing software’ came from. However, the word cloud essentially means the Internet. All services provided by cloud computing are done over the Internet, hence its name. Cloud computing software provides a way for individuals to back up their data in the event that their hard drives crash or something happens to their computers or devices.

Dengan demikian [S.N.M.P. Simamora] ada lima hal kriteria suatu cloud-computing:

  1. dijalankan di atas infrastruktur jaringan public internet
  2. services harus ada yang dijalankan
  3. tersedianya file-storage
  4. telah terimplementasikan konsep datawarehouse
  5. proses berjalan secara real-time atau on-line services

Referensi:

  1. Erl, T., Puttini, R., Mahmood, Z. Cloud Computing: Concepts, Technology & Architecture (The Prentice Hall Service Technology Series from Thomas Erl) 1st Edition. Prentice Hall. 2013.
  2. Simamora, S.N.M.P. “Diktat Kuliah UBB105 Pengantar Teknologi Informasi”. Program studi T. Informatika, Fak. Teknologi Informasi. Univ. BALE. Bandung. 2012.